PKM

 

 

 

PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

 

 

 

RINTISAN WIRAUSAHA BARU MELALUI PEMBUATAN TEPUNG BILAS (UMBI TALAS) UNTUK MENINGKATKAN NILAI JUAL UMBI TALAS DI KABUPATEN KLATEN

PKM – K

Diusulkan oleh:

Ketua kelompok

Camalina Sugiyarti (08302241007)

Nama anggota:

Ermin Kusumawati (08302241016)

Endah Susilowati (08302241019)

Vina Untari (09312244024)

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

YOGYAKARTA

2010

HALAMAN PENGESAHAN

  1. Judul Kegiatan                  :  Rintisan Wirausaha Baru melalui Pembuatan Tepung Bilas (umbi talas)  untuk Meningkatkan Nilai Jual Umbi Talas di Kabupaten Klaten
  1. Bidang Kegiatan               :  (  )PKM – P                                (√ )PKM – K

(  )PKM – T                                (   )PKM – M

  1. Bidang Ilmu                      : (  )Kesehatan                (  )Pertanian

(  )MIPA                         (  )Teknologi danRekayasa

(√ )Sosial Ekonomi    (  )Humaniora

(  )Pendidikan

  1. Ketua Pelaksana Kegiatan
    1. Nama Lengkap                              : Camalina Sugiyarti
    2. NIM                                                  : 08302241017
    3. Jurusan                                          : Pendidikan Fisika
    4. Universitas                                    : Universitas Negeri Yogyakarta
      1. Alamat rumah  dan No.HP            : Dawung RW 09/03, Gombang,      Cawas, Klaten (085647282233)
      2. Alamat email                                      : chassva@yahoo.com
    5. Anggota Pelaksana Kegiatan/Penulis    : 3 orang
    6. Dosen Pembimbing
    7. Nama Lengkap & Gelar                                 : Pujianto,M.Pd
    8. NIP                                                                       : 19770323 200212 1 002
    9. Alamat rumah dan No.HP                          : 08121527223
    10. Biaya Kegiatan Total
      1. Dikti                                                         : Rp 8.490.000,00
      2. Iuran Kelompok                                :
      3. Jangka Waktu Pelaksanaan           :   4 bulan

Yogyakarta ,  Agustus 2010

Menyetujui

Ketua Jurusan/ Prodi / Pembimbing                                                 KetuaPelaksana

Unit Kegiatan Mahasiswa                                                                        Kegiatan

Yuli Astono, M.Si

Camalina Sugiyarti

NIP. 131411085                                                                                                NIM.08302241007

Pembantu  atau Wakil Rektor                                                      DosenPendamping

Bidang Kemahasiswaan

Pujianto,M.Pd

.

NIP.                                                                                               NIP 19770323 200212 1 002

                                                                       

 

  1. JUDUL

Rintisan Wirausaha Baru melalui Pembuatan Tepung Bilas (umbi talas) untuk Meningkatkan Nilai Jual Umbi Talas Di Kabupaten Klaten.

  1. LATAR BALAKANG MASALAH

Kecamatan Delanggu yang terletak di kabupaten Klaten memiliki potensi sumber daya yang besar baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia. Penduduk delanggu rata – rata lulusan SMA dan pemuda-pemudinya pun mulai tahun 1998 sudah mulai banyak yang melanjutkan ke universitas/akademik dengan rata – rata lulusan 2,5 tahun untuk yang di D3 dan 4,5 tahun untuk S1.  Delanggu merupakan daerah yang memiliki potensi yang besar untuk berkembang dibidang pertanian. Hasil pertanian yang terkenal yaitu padi. Hasil panen padi  yang cukup tinggi akan menjadikan daerah ini maju. Tingginya hasil pertanian  dipengaruhi oleh curah hujan, tersedianya pupuk, mutu bibit, hama tanaman dan lain-lain. Tetapi pada musim ini padi yang disawah diserang hama wereng sehingga petani gagal panen. Adanya musibah gagal panen ini menyebabkan harga beras melambung tinggi. Tingginya harga  bahan makanan pokok berdampak pada naiknya harga terutama harga makanan yang terbuat dari beras. Selain diolah menjadi nasi, beras bisa diolah menjadi tepung beras untuk membuat berbagai macam kue dan berbagai jenis snack yang menyehatkan.

Selain padi, hasil pertanian yang dihasilkan di Kecamatan Delanggu antara lain; jagung, kedelai, kacang tanah, singkong, ubi jalar, umbi talas dan lain-lain. Hasil pertanian tersebut belum bisa dimanfaatkan secara optimal dan hanya dijual dipasaran dalam bentuk mentah dengan harga yang relative murah. Padahal bila hasil pertanian tersebut diolah akan menghasilkan daya jual yang tinggi. Misalkan umbi talas. Hampir semua bagian umbi talas ini dapat dimanfaatkan. Daun dan tangkai umbi talas bisa dimanfaatkan sebagai sayur dan umbinya bisa dijadikan makanan pokok yang mengandung nilai karbohidrat tinggi. Talas (Colocasia esulenta (L) Schoot) bisa diolah menjadi tepung bilas yang bisa digunakan untuk membuat berbagai macam masakan, misalnya; kue, donat, dodol talas, enyek-enyek, roti dan lain-lain. Pemanfaatan talas untuk berbagai macam bahan makanan dapat menambah keanekaragaman pangan di Indonesia sehingga dapat meningkatkan mutu gizi konsumsi pangan dan  dapat mengurangi konsumsi beras sebagai bahan makanan utama sumber karbohidrat. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa harga beras melambung tinggi, untuk itu talas bisa menjadi bahan makanan alternative pengganti beras dengan mengolah talas menjadi tepung bilas.

Selain itu  belum ada produksi tepung bilas di daerah kabupaten Klaten khususnya. Hal ini akan menciptakan rintisan wirausaha baru di Klaten. Sehingga produksi tepung bilas didaerah ini punya prospek yang bagus.

  1. IDENTIFIKASI MASALAH

Dari pendahuluan di atas dapat di identifikasi beberapa masalah yaitu sebagai berikut:

  1. Beras merupakan hasil pertanian utama daerah Delanggu. Selain beras juga terdapat hasil panen lainnya yang belum optimal pengolahannya seperti jagung, kacang, kedelai, singkong, umbi talas dan lain- lain.
  2. Kebutuhan akan beras di daerah Delanggu dan Indonesia pada umumnya belum tercukupi secara merata. Apalagi jika gagal panen sedang melanda petani.
  3. Talas mengandung nilai karbohidrat yang cukup tinggi namun belum dijadikan sebagai sumber makanan pokok di daerah Klaten.
  4. Pengolahan talas menjadi tepung bilas dapat meningkatkan nilai jual talas. Tepung bilas bisa menjadi bahan baku berbagai macam kue dan snack .
  5. Pengolahan talas menjadi tepung bilas merupakan salah satu peluang usaha baru bagi masyarakat Delanggu, Klaten dan mahasiswa karena belum ada sebelumnya.
    1. RUMUSAN MASALAH

Di rumuskan permasalahan sebagai berikut;

  1. Apakah masyarakat Delanggu dan masyarakat indonesia pada umumnya terpenuhi secara merata akan kebutuhan beras?
  2. Mengapa  talas bisa menjadi bahan alternatif pengganti  beras?
  3. Bagaimana mengoptimalkan talas agar mempunyai daya jual yang tinggi?
  4. Apa saja manfaat dari pengolahan talas menjadi tepung bilas?
  1. LUARAN YANG DIHARAPKAN

Hasil dari program ini diharapkan dapat tersedia seatu jenis tepung baru yang berupa tepung bilas yang bermanfaat sebagai bahan baku pembuatan berbagai macam kue. Disamping itu dengan adanya produk ini masyarakat bisa memproduksi berbagai jenis kue sebagai peluang usaha yang menghasilkan profit. Produk ini dapat menghasilkan keuntungan bagi pengusaha makanan dan membentuk serta mengasah jiwa kewirausahaan dalam menciptakan dan mengembangkan industri skala rumahan pada penduduk Kecamatan Delanggu kabupaten Klaten dan sekitarnya, sehingga berdampak pada peningkatan pendapatan penduduk dan daerah serta mengurangi jumlah pengangguran di  Kecamatan Delanggu  kabupaten Klaten dan sekitarnya.

  1. .KEGUNAAN PROGRAM
  2. Mengetahui bahwa hasil pertanian di Kecamatan Delanggu beranekaragam.
  3. Mengetahui bahwa kebutuhan beras terus meningkat seiring dengan laju pertumbuhan penduduk sehingga kebutuhan beras tidak terpenuhi secara merata.
  4. Mengetahui kandungan gizi dalam talas dan dapat menemukan bahan alternative pengganti beras dan tepung beras.
  5. Meningkatkan nilai ekonomis umbi talas.
  6. Membuka peluang usaha baru bagi masyarakat Delanggu.
    1. GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA
    2. Strategi Penentuan Lokasi

Penentuan lokasi merupakan hal yang sangat menentukan keberhasilan suatu usaha kita, jadi dalam menentukan lokasi ini harus melihat peluang yang kita tujukan untuk segmen kita sebelumnya. Di daerah Delanggu  pada saat ini tidak ada produsen penghasil tepung bilas. Maka dari itu, langkah ini merupakan titik awal peluang menciptakan rangkaian usaha di bidang tepung bilas  di kecamatan Delanggu  Kabupaten Klaten dan sekitanya. Ditambah lagi Daerah Delanggu cocok bagi tanaman talas untuk tumbuh. Talas sangat cocok di daerah yang beriklim tropis dengan curah hujan yang tinggi yaitu 175 cm per tahun. Talas juga cocok pada daerah dengan penyinaran penuh serta tanaman ini mudah tumbuh pada lingkungan dengan suhu 25-30 derajat  C. Delanggu merupakan daerah yang mempunyai ciri-ciri tersebut sehingga Delanggu daerah yang cocok untuk budidaya umbi talas.

  1. Produksi Tepung Bilas

Langkah awal tim pengusul membeli umbi talas yang masih mentah dari petani. Dalam membeli umbi talas ini, pengusul harus benar- benar selektif. Dipilih umbi talas yang berkualitas, tidak cacat karena hama, tidak busuk, segar, tidak terlalu kecil dan tidak kering. Kemudian umbi talas tersebut dikupas. Pengupasan harus bersih agar dihasilkan tepung yang berkualitas. Umbi talas kemudian dikeringkan selama 1 bulan. Dalam pengeringan ini di jemur di bawah terik matahari dalam terpal yang steril agar umbi talas tidak mengandung bibit penyakit sehingga dihasilkan tepung bilas yang kandungan gizinya tinggi.  Setelah kering umbi talas ini digiling dengan mesin penggiling, dan jadilah tepung talas yang mengandung karbohidrat tinggi dan bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuat berbagai macam kue. Untuk menghasilkan 1 kg tepung bilas diperlukan 1,5 kg umbi talas mentah, jadi 1 kg talas menghasilkan 0,67 kg tepung bilas.

  1. METODE PELAKSANAAN
  2. Survey Pasar

Kami selaku tim pengusul telah melakukan survey terhadap tingkat konsumsi makanan ringan yang bergizi tinggi. Dari hasil survey diketahui bahwa tingkat konsumsi masyarakat terhadap makanan ringan meningkat. Kita tahu bahwa biasanya makanan ringan misalnya kue banyak yang terbuat dari tepung beras namun harga beras yang melambung tinggi menyebabkan kebutuhan masyarakat  akan makanan ringan ini kurang terpenuhi sehingga jika usaha tepung bilas ini dibangkitkan dapat memberikan peluang usaha baru untuk memenuhi kebutuhan pasar masyarakat yang ada.

2. Penyediaan alat produksi

Setelah talas basah dibeli dari para petani, kemudian dikupas dengan pisau dan dijemur dibawah terik matahari dengan menggunakan terpal. Apabila sudah kering langkah selanjutnya digiling dengan mesin penggiling. Hasil tepung bilas ini ditampung dalam gentong plastik besar, kemudian dibungkus dalam plastik ukuran 0,5 kg dan 1 kg.

  1. Proses Produksi Tepung Bilas

Prosesnya dengan cara membeli talas basah dari para petani di daerah Delanggu, Klaten dan sekitarnya. Talas ini langsung dibeli dari petani langsung sehingga harganya masih relative murah.  Setelah dibeli, umbi talas ini diangkut ke tempat pembuatan tepung yang beralamat di  Dawukan,Rt.11 Rw.6,Bulan,Wonosari,Klaten. Umbi talas ini kemudian dikupas dan dijemur du bawah terik matahari. Proses penjemuran ini memerlukan waktu yang cukup lama yakni sekitar 1 bulan, mengingat banyaknya umbi talas yang dijemur. Setelah kering kemudian dimasukkan dalam mesin penggiling untuk mengubah umbi talas menjadi tepung bilas. Hasil tepung untuk sementara dimasukkan dalam gentong plastik besar sebelum dikemas dalam plastik. Dalam pengemasan dalam plastik, tepung bilas ditimbang masing-masing 0,5 kg dan 1 kg.

Umbi talas dikupas

Uji kelayakan

Keterangan ;

Tepung bilas yang akan dipasarkan harus mengalami uji kelayakan dahulu, apabila layak berarti tepung bilas tersebut siap dipasarkan dan siap pakai tetapi bila belum layak maka harus melakukan penggilingan ulang, mungkin dalam proses penggilingan kurang sempurna.

4.    Pemasaran

Dalam pemasaran tepung bilas ini di berbagai toko yang menjual kebutuhan sehari-hari dan juga di pabrik pengusaha makanan ringan dan kue. Selain itu juga dari mulut ke mulut, promosi di arisan-arisan desa atau dalam rapat-rapat desa dan dilingkungan kampus yang memungkinkan bisa dijadikan wahana untuk promosi.

  1. JADWAL KEGIATAN
Tahap Jenis Kegiatan Bulan I Bulan II Bulan III Bulan IV
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
Persiapan Survey pasar Ѵ Ѵ
Pembelian bahanbakudan alat penunjang Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ
Rekrutmen tenaga kerja Ѵ
Pelaksanaan Pengupasan dan pengeringan umbi talas Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ
Penggilingan umbi talas Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ
Pengemasan Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ
Pemasaran Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ
Laporan Evaluasi program Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ
Laporan Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ Ѵ

 

  1. RANCANGAN BIAYA
  2. Bahan Habis Pakai

Tabel  ١  Bahan habis pakai untuk pembuatan tepung bilas

No

Bahan

Spesifikasi

Harga Satuan

Total

1. Ubi talas

2 ton

Rp     1.600,00

Rp   3.200.000,00

  1. Peralatan Penunjang PKM

Tabel ٢  Peralatan penunjang untuk produksi tepung bilas

No

Uraian

Item

Harga Satuan

Total

1 Mesin penggilingan

1 Item

   Rp 2.500.000,00   Rp 2.500.000,00
2 Pisau

5 Item

   Rp       5.000,00   Rp      25.000,00
3 Gentong plastic

1 Item

   Rp     75.000,00

  Rp      75.000,00
4 Timbangan

1 Item

   Rp    80.000,00   Rp    80.000,00
5 Terpal

1 Item

   Rp   210.000,00   Rp    210.000,00
6 Plastik bersablon

20 pack

   Rp     50.000,00

Rp 1.000.000,00

Sub Total

Rp 3.890.000,00

 

3. Perjalanan

Tabel  ٣   Biaya transportasi

No

Uraian

Harga

1. Transportasi

Rp  200.000,00

2 Lain-lain

Rp  300.000,00

Jumlah

Rp  500.000,00

4. Upah Kerja

Tabel  ٤ Upah tenaga kerja

No

Uraian

Waktu

Upah perhari

Total

1 1 orang

2 bulan

    Rp 15.000,00

    Rp  900.000,00

Biaya keseluruhan

Tabel  ٦  Biaya total

No

Uraian

Biaya

1 Bahan habis pakai

Rp   3.200.000,00

2 Alat Penunjang PKM

Rp   3.890.000,00

3 Perjalanan                                Rp    500.000,00
4 Upah Kerja

  Rp     900.000,00

Total

   Rp  8.490.000,00

Hasil Penjualan

Produk Spesifikasi

Harga per kilogram (Rp)

Hasil penjualan (Rp)
Tepung ubi talas 1700 Kg

7.000,00

11.900.000,00

 

Laba = Hasil penjualan – total modal

= Rp11.900.000,00  –  Rp  8.490.000,00

= Rp 3.410.000,00

Laba dalam persen (%) =  X 100 % = 40,16 %

  1. LAMPIRAN

 

Biodata Ketua dan Anggota Pelaksana

  1. Ketua Pelaksana Kegiatan
    1. Nama lengkap                                              : Camalina Sugiyarti
    2. NIM                                                                  : 08302241007
    3. Fakultas/program studi                           : MIPA/Pendidikan Fisika
    4. Perguruan Tinggi                                         : UNY
    5. Tempat dan Tanggal lahir                         : Klaten,5 Juni 1990
      1. Alamat                                                : Dawung RW 09/03, Gombang, Cawas, Klaten
      2. Waktu untuk kegiatan PKM         : 4 bulan
      3. Anggota Pelaksana I
        1. Nama lengkap                                           : Ermin Kusumawati
        2. NIM                                                              : 08302241016
        3. Fakultas/program studi                        : MIPA/Pendidikan Fisika
        4. Perguruan Tinggi                                      : UNY
          1. Tempat dan tanggal lahir         : Klaten,5 November 1990
          2. Alamat                                             : Dawukan,Rt.11 Rw.6,Bulan,Wonosari,Klaten
          3. Waktu untuk kegiatan PKM     : 4 bulan
  1. Anggota Pelaksana II
    1. Nama lengkap                                                    : Endah Susilowati
    2. NIM                                                                        : 08302241019
    3. Fakultas/program studi                                : MIPA/Pendidikan Fisika
    4. Perguruan Tinggi                                             : UNY
    5. Tempat dan tanggal lahir                             : Wonogiri, 25 Juni 1990
      1. Alamat                                                    : Pondok kulon,Rt.01   Rw.04,Pondok,Ngadirojo,Wonogiri
      2. Waktu untuk kegiatan PKM             : 4 bulan
  1. Anggota Pelaksana III
    1. Nama lengkap                                                    : Vina Untari
    2. NIM                                                                        : 09312244024
    3. Fakultas/program studi                                : MIPA/Pendidikan Ipa
    4. Perguruan Tinggi                                              : UNY
    5. Tempat dan tanggal lahir                              : Karawang, 13 Juli 1991
      1. Alamat                                                      : Samiran, Rt 17 Rw 07, Gondang , Kebonarum, Klaten
      2. Waktu untuk kegiatan PKM              : 4 bulan

Biodata Dosen Pembimbing

  1. Nama lengkap dan gelar                     :  Pujianto,M.Pd
  2. Golongan pangkat dan NIP                : 19770323 200212 1 002
  3. Jabatan fungsional                                :
  4. Jabatan struktural                                 :
  5. Fakultas/program studi                       : MIPA/Pendidikan Fisika
    1. Perguruan Tinggi                        : Universitas Negeri    Yogyakarta
    2. Bidang Keahlian                                 :

       

       

       

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: